March 7, 2012

TOEFL Yang Menghebohkan (eps.1)

2 hari yang lalu gw dapet Surat Pemanggilan Peserta Placement Test TOEFL di Kementerian dimana gw kerja. "senang bercampur sedih sih gw mendengarnya", koq bisa?

Senangnya, ternyata gw masih dianggap sama pemangku kepentingan, alias para pejabat di Kementerian gw. Maklum gw berasal dari Golongan II (red: Golongan II/c atau D3), karena yang namanya Golongan II tuh lama untuk menduduki jabatan. Soalnya program menteri gw yang harus ber-TOEFL mendekati 600 tuh Golongan III yang potensial dan para pejabat yang akan menduduki jabatan, tetapi Alhamdulillah-nya sekarang yang diharuskan untuk ber-TOEFL mendekati 600 mulai dari pegawai yang berpendidikan D3 hingga pejabat yang akan menduduki jabatan dan para calon perwakilan di luar negeri.

Sedihnya, ternyata gw musti belajar dari awal lagi tentang Bahasa Inggris biar TOEFL gw mendekati nilai yang diharapkan. Susah sih.... tapi kalau mau berkembang dan mencapai impian yang diharapkan, gw musti dan harus bersusah payah dulu, biar nantinya senang pada waktunya. heeheee...

Dua hari sebelum menjelang pelaksanaan Placement Test gw sudah mulai disibukan dengan mencari buku ataupun referensi mengenai strategi biar dapet TOEFL baik. Akhirnya dapet juga sih dari temen di unit gw, lumayanlah buat nambah pengetahuan bahasa gw. Di hari terakhir persiapan menjelang TOEFL gw bela-belain belajar sampe tengah malem. Semoga aja ya nilai yang gw harapkan bisa tercapai, kalaupun nilainya kurang memuaskan yang penting gw sudah berusaha. Betul gak?

Cuman kata temen gw yang sudah ikut tes duluan, soal Placement Test-nya sangat susah. 
"ah belum mulai tes udah nge-down duluan, bukan subhan namanya, kalau ga suka tantangan" imbuh gw.

Temen-Temen doain gw ya, biar nilainya baik. Amien

1 comment:

  1. After a long time I have seen a perfect thread. I have spent lot of my time in searching such a post. Now I am very happy and I would like to come here again.

    ReplyDelete